Sabtu, 15 Juni 2013

Tampak Lebih Indah

Mentari enggan menampakkan dirinya
Seperti sembunyi di balik awan
Tampak malu untuk memandang dunia
Hanya mampu memberikan sinarnya di antara awan
Tidak sanggup untuk menyombongkan sinar hangatnya
Tapi lihat
Meskipun bersembunyi di balik awan,
sinar-sinarnya yang melewati ruang kosong di awan,
tampak begitu indah
Tampak begitu mempesona
Begitu cantik
Yah begitulah
Bukan hanya dengan kesombongan kita terlihat indah
namun dengan kerendahan hati, kita bisa tampak lebih indah

Jumat, 25 Januari 2013

Usaha dan Nilai

Pernah ngerasa kalo usaha kita belum sepenuhnya dihargai?
Orang tua merasa belum puas dengan nilai yang kita dapatkan, padahal kita sudah berusaha sekuat tenaga, jungkir balik, lari – lari bahkan untuk mendapat nilai yang baik untuk kita.
Yah, itu yang aku alami.

Kalo masa SMA dulu, mata pelajarannya sama semua dari kelas 1 sampe kelas 3, tapi level nya yang berbeda. Kalo di kelas 1 ada matematika, di kelas 3 juga ada matematika, tapi materinya lebih susah yang kelas 3 dibandingkan yang kelas 1.
Bener kan?
Tapi ini bukan jaman SMA lagi, aku sudah kuliah. Bukan mata pelajaran yang aku tempuh, tapi mata kuliah, yang tiap semesternya berbeda materi yang didapatkan. Bukan matematika yang naik level lagi, tapi materi baru yang harus aku tempuh.
Setiap mata kuliah pasti ada kesulitannya sendiri, ada pula yang tidak susah. Dari kesulitan itu, aku harus membuatnya mudah dengan belajar. Berusaha memahami materi baru itu sudah usaha yang baik, apalagi bisa menjawab kuis dan ujiannya, itu bisa dibilang sangat baik.

Untuk saat – saat akhir semester seperti ini memang banyak yang dibuat galau oleh nilai. Atau bahkan galau dengan nilai IP dengan menebak – nebaknya, “naik atau turun ya?”.
Setelah semua nilai keluar, kita bisa merasakan kita tersenyum atau hanya termenung. Tersenyum karena nilai yang memuaskan atau termenung karena nilai yang tidak sesuai harapan?
Tapi itu nilai dari usaha yang harus disyukuri.

Saat nilai sudah keluar, kita seakan pamer ke orang tua kita.
“Ma, Ayah, nilai IP ku turun. Nggak jauh sih, tapi masih bagus kok.”
“Kok bisa turun? Kenapa turun? Harusnya bisa naik. Payah kalo turun.”
Iya, itu yang aku dengar dari orang tuaku, mungkin mereka kecewa karena nilaiku turun.
Tapi ini usahaku, nggak terlalu buruk kok semester ini. Masih bagus, nggak jauh dari nilai semester lalu yang bisa membanggakan kedua orang tuaku.
Tapi kalau orang tua sudah berkata seperti itu, rasanya ingin marah dan sebal. Semester ini aku sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapat nilai yang baik untuk kembali membanggakan kalian, orang tuaku.

Tapi itu memang watak orang tua, yang selalu ingin anaknya menjadi terbaik untuk bisa dibanggakan. Mungkin bukan suatu bentuk marah atau kecewa berlebihan, tapi suatu motivasi untukku supaya bisa memahami apa yang mereka inginkan.

Tapi disini aku juga ingin mengatakan, bahwa nilai itu hanya sebuah bentuk akhir dari usaha yang sudah dilakukan. Dengan usaha yang sungguh – sungguh dan niat yang baik, maka nilai akan mengikuti. Bukan karena nilai tidak penting, tapi sebuah proses dan usaha lah yang lebih penting. Karena percuma jika nilai yang didapatkan merupakan bentuk kecurangan dalam usaha sebelumnya. Dan lebih baik mendapatkan nilai dengan usaha yang memang berasal dari diri sendiri tanpa kecurangan yang berlebihan.

Dan doaku yang terakhir, semoga para orangtua bisa mengerti bagaimana usaha anaknya dalam mengikuti perkuliahan yang tidak mudah.

Minggu, 13 Januari 2013

quote of the day

"atur wajah yang baik, karena hatinya yang juga baik." -MT-

Sabtu, 15 Desember 2012

quote of the day

"karena terkadang senyuman bisa memberikan arti yang lebih indah dari sekedar kata - kata untuk orang lain." -MT-

Minggu, 28 Oktober 2012

Wanita Ingin Dimengerti

Ternyata semua wanita memang selalu ingin dimengerti.
Lagu Ada Band, "Wanita Ingin Dimengerti" itu bener bangett.
Nggak wanita remaja, nggak wanita dewasa selalu ingin dimengerti semua keinginannya.
Walau wanita itu nggak to the point ngomong apa yang diinginkan ke pasangannya, tetapi mereka ingin kalau pasangannya mengerti akan keinginannya.
Kalau boleh saran sih, seharusnya para lelaki itu lebih perasa tehadap pasangannya.
Harusnya tau bagaimana mengerti wanitanya, apa yang tersirat dalam ucapannya.
Tidak perlu harus Si wanita mengungkapkan apa yang diinginkan kepada pasangannya.
Karena Si wanita hanya ingin mengetahui bagaimana Si lelaki mengerti keinginannya dan paham akan dirinya.

So, bagi para lelaki, belajar untuk mengerti apa yang tersirat dalam ucapan para wanita nya yaa.
Karena Wanita Ingin Dimengerti. :)

Rabu, 01 Agustus 2012

Yang Ku Rasa

aku bukan gadis cengeng
tapi saat ini aku menangis karena hatiku sedang bergejolak
tak tentu arah, tak tau apa yang kurasakan
aku hanya mengasihani diriku sendiri
bagaimana aku berjuang
bagaimana aku bersabar
bagaimana aku berkorban
bagaimana aku mengerti
bagaimana aku tersakiti
namun aku tak menemukan jawaban
aku hanya bisa diam, menahan emosi
aku hanya termenung memikirkan apa yang harus kulakukan
aku hanya bisa tersenyum walau sakit
dan aku hanya bisa terus mengerti kamu
tidakkah kau bisa mengerti aku aku, sedikit saja
atau mungkin saat aku memutuskan untuk tidak bersamamu lagi, saat itu pula kau harus benar-benar mengerti

Kamis, 26 Juli 2012

Tentang Hati

Kalo udah bulan Ramadhan gini pasti banyak acara TV yang menayangkan para ustadz berceramah.
Nah nggak sengaja aku lagi nonton acara TV dengan UJE penceramahnya.
Inti ceramahnya tentang hati.

Ketika Allah menciptakan mata manusia, Malaikat Jibril mengetahui fungsi mata untuk melihat.
Ketika Allah menciptakan mulut manusia, Malaikat Jibril mengetahui fungsi mulut untuk berbicara.
Tapi ketika Allah menciptakan hati manusia, Malaikat Jibril tidak mengetahui fungsi hati itu untuk apa.
Dan segera dijawab oleh Allah, bahwa hati berfungsi untuk menyimpan potret memori seseorang tersebut dari masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang.
Apa yang ada di dalam hati sangatlah rahasia. Tidak ada yang tahu isi hati seseorang.
Yang mengetahui apa yang ada di dalam hati orang tersebut hanyalah dirinya dan Allah.
Itulah mengapa isi hati manusia sangatlah rahasia.

Dan ketika engkau bisa memaknai hati, maka masuklah ke dalam kamar hati untuk mengintrospeksi diri dalam cermin hati, supaya berhati-hati untuk sesuatu yang menyakitkan hati.